Anatomi Buku
Oleh Yandri Novita Sari Belum pukul 07.00 pagi, tiga unit odong-odong sudah berjejer di depan rumah. Suara bising musik selalu menjadi ciri khas odong-odong. Sopir juga menambahkan microfon agar suaranya juga lantang terdengar oleh penumpang. "Sial!" gerutuku, sambil membuka pintu kamar. "Mengganggu ketenangan saja," ucapku dongkol. Suara bising volume speaker mengganggu pagiku. Terlihat di luar ramai anak SD mondar-mandir. Ada beberapa orang tua yang juga ikut menemani. Sepertinya mereka mau jalan-jalan. Jiwa travelling ku meronta-ronta ingin ikut. “Yank, tadi Uni Inur nitip anaknya ke kamu. Dia berhalangan pergi, ada keperluan katanya,” Ujar kakakku buru-buru berangkat ke sekolah. "Maksudnya gimana kak,” teriakku sedikit keras, karena motor yang di kendarainya sudah melaju di depan pagar rumah. “Uni Inur ada tuh ngirim pesan lewat WA. Kakak buru-buru ada Pelatihan Guru Merdeka belajar hari ini.” Ucap kakak sambil memperbaiki helm dan lihat kanan kiri memast...